THE TREATY OF BREDA

The Dutch secured a worldwide monopoly on nutmeg

WHAT

Peringatan 350 Tahun Perjanjian Breda


Pada abad ke-17, Pulau Rhun merupakan pusat perniagaan penting, disebabkan produksi palanya yang bernilai amat tinggi. Tahun 1667, tepat 350 tahun yang lalu, Perjanjian Breda menyatakan bahwa Inggris akan melepaskan kekuasaan atas Pulau Rhun kepada Belanda untuk ditukar dengan Pulau Manhattan. Perniagaan waktu itu amat menguntungkan pagi para penjelajah Eropa, tetapi tidak demikian untuk para penduduk lokal. Ketika nilai pala merosot turun, mereka pun terlupakan.

Dalam rangka 350 tahun ditandatanganinya Perjanjian Breda. Kami, panitia Festival Budaya Banda 2017 yang merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dan Banda Tourism Board akan mengadakan Pesta Rakyat Banda 2017. Dengan pesta rakyat ini kami berharap semua dapat melihat dan menikmati keindahan Kepulauan Banda, keramahtamahan warganya, dan tentunya kekayaan sejarahnya yang telah memberi warna unik pada budaya lokal.

WHERE

Kepulauan Banda


Kepulauan Banda terletak di sebelah selatan Ambon. Dilihat dari lokasinya yang terpencil, kepulauan ini sekarang nampaknya lebih pantas perkampungan nelayan yang tenang, sama sekali tidak terbayang bahwa kepulauan ini pernah berada di garis depan sejarah dunia. Sejak abad ke 16 Portugal, Belanda dan Inggris telah berkompetisi menjadi penguasa tunggal pulau-pulau yang menghasilkan salah satu komoditas yang paling banyak dicari, pala. Kini, wisatawan amatir dan ahli sejarah menemukan sisa-sisa kolonial di Banda yang menarik, mulai dari benteng tua hingga perkebunan pala. Hanya di Kepulauan Banda di mana lanskap budaya, unsur-unsur alam dan budaya saling terkait dengan amat harmonis.

WHEN

11 Oktober -11 November 2017


Pesta Rakyat Banda 2017 akan berlangsung satu bulan penuh. Acara akan dibuka secara adat yang menyimbolkan semua desa/ kampung di Kepulauan Banda menyatakan ikut berpartisipasi demi kelancaran dan keberhasilan acara ini. Setelah itu kami mengadakan berbagai workshop yang dapat diikuti berbagai kalangan masyarakat lokal. Tujuan dari workshop ini adalah untuk membuka wacana sekaligus kemungkinan bekerja sama dengan berbagai yayasan atau lembaga swadaya masyarakat agar warga dan Kepulauan Banda dapat memiliki akses keterampilan aplikatif, penambahan fasilitas umum, dan konsultasi tepat guna untuk pembangunan yang berkesinambungan.

Berbagai pihak telah menyatakan kebersediannya untuk ikut berpartisipasi, mulai dari bidang kesehatan, pertanian, kelautan, kuliner, UMKM, sampai pariwisata. Terakhir, kami juga ingin memberikan dukungan langsung pada pengisi acara lokal, dan organisasi seni lokal yang akan bekerja sama dengan para seniman/musisi/sastrawan nasional untuk menyelenggarakan ruang kreatif berupa panggung rakyat.

SUPPORTED BY